Profil | Tupoksi

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Gorontalo Nomor 05 Tahun 2016 dan Peraturan Walikota Gorontalo Nomor 40 Tahun 2016, keberadaan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo untuk melaksanakan sebagian tugas-tugas Pemerintah Pusat dan Daerah di Bidang Perdagangan dan Perindustrian. Dalam melaksanakan tugas tersebut Kepala Dinas dibantu oleh Sekretaris, Kepala Bidang, Kepala Sub Bagian dan Kepala Seksi. Penjabaran tugas dan fungsi pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo adalah sebagai berikut :

Kepala Dinas

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, mempunyai fungsi :
Melaksanakan sebagian tugas Pemerintah Daerah dibidang Perdagangan dan Perindustrian berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk kelancaran pelaksanaan tugas unit.
Dalam melaksanakan tugas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyelenggarakan fungsi :

  1. Merencanakan kegiatan pembangunan dibidang Perdagangan dan Perindustrian untuk peningkatan usaha.
  2. Merumuskan kebijakan teknis dibidang Perdagangan dan Perindustrian sesuai kebutuhan untuk peningkatan ekonomi daerah.
  3. Menyusun kebijakan teknis pengembangan Perdagangan dan Perindustrian sebagai dasar pelaksanaan tugas.
  4. Mengorganisir pengembangan Perdagangan dan Perindustrian berdasarkan sistem dan prosedur kerja untuk kelancaran pelaksanaan tugas unit.
  5. Mengendalikan pelaksanaan tugas dibidang Perdagangan dan Perindustrian berdasarkan sistem untuk tertibnya penerapan tugas organisasi.
  6. Mengarahkan pelaksanaan sistem pengembangan Perdagangan dan Perindustrian berdasarkan program untuk peningkatan usaha.
  7. Membina pelaksanaan Perdagangan dan Perindustrian secara menyeluruh untuk kelancaran tugas unit.
  8. Mendistribusikan tugas sesuai bidang masing-masing untuk kelancaran tugas unit.
  9. Mengawasi pelaksanaan tugas baik interen dan eksteren secara berkala untuk efektifitas dan efisiensi kegiatan unit.
  10. Mengawasi pelaksanaan tugas baik interen dan eksteren secara berkala untuk efektifitas dan efisiensi kegiatan unit.
  11. Mengkonsultasikan pelaksanaan tugas kepada atasan baik lisan maupun tertulis untuk beroleh petunjuk lebih lanjut.
  12. Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan unit terkait melalui rapat koordinasi untuk penyatuan pendapat.
  13. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas unit secara berkala sebagai bahan evaluasi.
  14. Melakukan tugas pembantuan dan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas kedinasan.

Sekretariat.

Sekretariat, mempunyai tugas :
Melaksanakan penatausahaan di bidang program, umum, kearsipan, kepegawaian dan keuangan berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk kelencaran pelaksanaan tugas. Dalam melaksanakan tugas Sekretariat menyelenggarakan fungsi :

  1. menghimpun kebijakan teknis dibidang perencanaan program, administrasi keuangan, umum, kearsipan dan kepegawaian sesuai kebutuhan sebagai dasar pelaksanaan tugas.
  2. menyusun rencana kegiatan unit sesuai kebutuhan untuk menjadi program unit.
  3. melaksanakan tugas penyusunan program, pengelolaan administrasi keuangan, pengelolaan asset, kearsipan dan adminitrasi kepegawaian berdasarkan pedoman untuk tertibnya administrasi keuangan.
  4. melakukan pembinaan pegawai secara berkala untuk peningkatan kinerja aparatur.
  5. mengkonsultasikan tugas dengan atasan secara lisan maupun tertulis untuk beroleh petunjuk.
  6. mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan kepala bidang melalui rapat/ pertemuan untuk penyatuan pendapat.
  7. mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai jabatan untuk tertibnya pelaksanaan tugas.
  8. menyusun laporan pelaksanaan tugas secara berkala sebagai bahan evaluasi.
  9. melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas kedinasan.

Bidang Perdagangan

Bidang Perdagangan, mempunyai tugas :
Melaksanakan tugas dibidang perdagangan berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk pengembangan usaha barang dan jasa.
Dalam melaksanakan tugas Bidang Perdagangan menyelenggarakan fungsi :

  1. menghimpun kebijakan teknis dibidang perdagangan sesuai kebutuhan sebagai pedoman pelaksanaan tugas.
  2. menghimpun data usaha perdagangan sesuai jenisnya untuk mengetahui jumlah peredaran barang dan jasa.
  3. menganalisa data usaha perdagangan sesuai jenisnya untuk mengetahui volume perkembangan perdagangan dalam/luar negeri.
  4. menyusun rencana kegiatan dibidang perdagangan berdasarkan kebutuhan untuk menjadi program unit.
  5. melakukan pemantauan peredaran penyaluran barang dan jasa melalui distribusi untuk mengetahui volume arus barang yang masuk maupun keluar.
  6. memantau perkembangan harga barang dan jasa melalui dunia usaha untuk mengetahui fluktuasi harga.
  7. menginformasikan perkembangan harga barang dan jasa kepada publik dan pihak-pihak yang membutuhkan melalui media sesuai ketentuan yang berlaku.
  8. memberikan advis/rekomendasi teknis perizinan kepada unit terkait sebagai dasar penerbitan izin.
  9. memberikan pembinaan kepada pengusaha untuk berusaha sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
  10. mengkonsultasikan tugas dengan atasan secara lisan maupun tertulis untuk beroleh petunjuk
  11. mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan sekretaris dan kepala-kepala bidang melalui rapat/pertemuan untuk penyatuan pendapat
  12. mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai jabatan untuk tertibnya pelaksanaan tugas.
  13. menyusun laporan pelaksanaan tugas secara berkala sebagai bahan evaluasi.
  14. melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas unit.

Bidang Perindustrian

Bidang Perindustrian, mempunyai tugas:
Melaksanakan tugas dibidang Perindustrian berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk pengembangan usaha ekonomi kerakyatan.
Dalam melaksanakan tugas Bidang Perindustrian menyelenggarakan fungsi:

  1. menghimpun kebijakan teknis dibidang perindustrian sesuai kebutuhan sebagai pedoman pelaksanaan tugas.
  2. menghimpun data industri melalui tabulasi untuk mengetahui jumlah data industri.
  3. mengidentifikasi dan mengevaluasi data industri sesuai jenis untuk mengetahui gambaran perkembangan industri dan permasalahannya.
  4. menyusun rencana kegiatan dibidang perindustrian berdasarkan skala perioritas  untuk menjadi program unit.
  5. melakukan pengkajian potensi bahan baku teknis dan teknologi dan pemasaran melalui survei untuk mengetahui kelayakan pengembangan jenis usaha industri
  6. melakukan sosialisasi pengembangan industri melalui pertemuan untuk peningkatan hasil produksi.
  7. memberikan bimbingan teknis pengembangan teknologi tepat guna melalui pelatihan/penyuluhan untuk peningkatan kualitas produk
  8. melakukan pengawasan terhadap usaha industri untuk mengetahui pemenuhan dan kepatuhan terhadap peraturan dibidang perindustrian terkait dengan standarisasi dan perizinan industri.
  9. melakukan pelayanan dan fasilitasi terhadap usaha industri dalam hal pemenuhan standarisasi dan perizinan industri.
  10. mengkoordinasikan dan memfasilitasi usaha-usaha, mencari peluang pemasaran dan promosi hasil produk industri melalui temu usaha dan pameran.
  11. mengkonsultasikan pelaksanaan tugas dengan atasan secara lisan maupun tertulis untuk beroleh petunjuk.
  12. mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan sekretaris dan kepala-kepala bidang melalui rapat/ pertemuan untuk penyatuan pendapat.
  13. mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai jabatan untuk tertibnya pelaksanaan tugas.
  14. menyusun laporan pelaksanaan tugas secara berkala sebagai bahan evaluasi.
  15. melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas.

Bidang Perlindungan Konsumen

Bidang Perlindungan Konsumen, mempunyai tugas :
Melaksanakan tugas dibidang Perlindungan Konsumen berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk menjamin adanya kepastian hukum serta memberi perlindungan kepada konsumen.
Dalam melaksanakan tugas bidang Perlindungan Konsumen menyelenggarakan fungsi :

  1. menghimpun kebijakan teknis dibidang perlindungan konsumen dan kemetrologian sesuai kebutuhan sebagai pedoman pelaksanaan tugas.
  2. menghimpun data produk barang dan jasa yang beredar serta data kemetrologian sesuai jenisnya untuk mengetahui peredaran dan perkembangannya.
  3. menganalisa data produk barang dan jasa serta kemetrologian untuk mengetahui kualitasnya.
  4. menyusun rencana kegiatan dibidang perlindungan konsumen dan kemetrologian berdasarkan kebutuhan program unit.
  5. melaksanakan pengawasan terhadap barang beredar dan jasa serta kemetrologian secara berkala dan terpadu untuk tertibnya usaha perdagangan dan perlindungan konsumen.
  6. melakukan koordinasi dengan lembaga penyelesaian sengketa konsumen untuk mencari solusi penyelesaian sengketa konsumen.
  7. melaksanakan pembinaan teknis kepada pelaku usaha perdagangan untuk tertibnya peredaran barang/jasa serta penggunaan Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP).
  8. mengkonsultasikan tugas dengan atasan secara lisan maupun tertulis untuk beroleh petunjuk.
  9. mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan sekretaris dan kepala-kepala bidang melalui rapat/pertemuan untuk penyatuan pendapat.
  10. mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai jabatan untuk tertibnya pelaksanaan tugas.
  11. menyusun laporan pelaksanaan tugas secara berkala sebagai bahan evaluasi
  12. melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas unit.

Fungsi SKPD

Dalam menjalankan tugas pokoknya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian mempunyai fungsi :

  1. Merencanakan Pengembangan  Perdagangan dan Perindustrianyang berkesinambungan untuk peningkatan usaha dan investasi.
  2. Merumuskan Kebijakan Teknis Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian melalui lintas sektoral untuk meningkatkan makro ekonomi daerah.
  3. Menyusun kebijakan teknis Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian, sesuai kebutuhan sebagai dasar pelaksanaan tugas.
  4. Mengorganisir Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian melalui mekanisme kerja untuk tertibnya pelaksanaan tugas dinas.
  5. Mengendalikan pelaksanaan sistim Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian berdasarkan sistem untuk penerapan tugas organisasi
  6. Mengarahkan pelaksanaan tugas Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian berdasarkan program untuk peningkatan usaha.
  7. Membina pelaksanaan kegiatan secara menyeluruh untuk peningkatan kinerja unit.
  8. Mendistribusikan tugas sesuai bidang masing-masing untuk kelancaran pelaksanaan tugas unit. 
  9. Mengawasi pelaksanaan tugas secara kesinambungan untuk efektivitas dan efisiensi kegiatan unit.
  10. Mengevaluasi seluruh pelaksanaan kegiatan unit secara terpadu untuk mengetahui perkembangan tugas masing-masing.
  11. Mengkonsultasikan dan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dengan unit terkait melalui rapat koordinasi untuk penyatuan pendapat.
  12. Melaporkan hasil pelaksanaan unit secara berkala bahan evaluasi.
  13. Melakukan tugas pembantuan dan tugas-tugas lainnya yang diperintahkan oleh atasan untuk kelancaran tugas kedinasan.

    Hubungi Kami

    Jalan Ahmad Nadjamuddin Nomor 25 Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo